oleh

Pemkab Bangka Kembali Meraih WTP

Bangka, Swakarya.Com. Kembali Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Provinsi Bangka Belitung dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah tahun 2020.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Dr. Ida Farida SE, MM kepada Bupati Bangka, Mulkan didampingi ketua DPRD Bangka, Iskandar Sidi dan sejumlah kepala OPD Pemkab Bangka di ruang pertemuan BPK di Pangkal Pinang, Senin (3/5).

Predikat opini WTP ini diterima, dimana sebelumnya Pemkab Bangka juga sudah mendapatkannya pada tahun 2017, 2018, 2019 dan 2020.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Bangka, Mulkan mengatakan penghargaan opini WTP dari BPK ini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan Pemkab Bangka di tahun 2020 yang disajikan dalam laporan keuangan didasarkan pada empat kriteria, yakni kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan efektivitas sistem pengendalian intern.

“Penghargaan opini WTP ini dikarenakan laporan keuangan yang kami sajikan dianggap memberikan informasi yang akuntabel berdasarkan bukti-bukti audit yang dikumpulkan. Pemkab Bangka telah menyelenggarakan prinsip akuntansi yang berlaku umum dengan baik, dan kalaupun ada kesalahan, kesalahannya dianggap tidak berpengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan,” katanya.

Bupati Bangka mengucapkan terimakasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah berkerja keras, bekerja cerdas dan bekerja cermat dalam mengelola APBD tahun 2020. Dan berharap kinerja ini bisa terus ditingkatkan dalam pengelolaan keuangan ditahun-tahun berikutnya.

Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Bangka, Syahbudin mengatakan opini WTP memang merupakan target Pemkab Bangka. Dengan misi Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang bersih dan berbasis IT adalah sandarannya. Dan opini WTP yang diraih harus dapat menjadi pendorong untuk terus membangun budaya pengelolaan keuangan secara lebih transparan dan akuntabel dan tentu saja harus berorientasi pada hasil.

“Kejujuran dan keikhlasan harus menjadi prinsip utama bagi siapa pun yang terlibat dalam pengelolaan keuangan. Dengan kejujuran dan keikhlasan, pengelolaan keuangan akan berada pada jalurnya dan terhindar dari kesalahan pengelolaan keuangan daerah,” ujar Wabup Bangka,Syahbudin.

Sementara, Ketua DPRD Bangka, Iskandar Sidi mengapresiasi atas kinerja BPK Perwakilan Bangka Belitung yang telah melakukan pemeriksaan laporan keuangan Kabupaten Bangka.

“Peran BPK sangat penting guna memberikan pendampingan dalam penggelolaan keuangan daerah,” ujar Ketua DPRD Bangka, Iskandar Sidi.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Bangka Belitung (Babel), Ida Farida mengatakan penilaian tersebut merupakan upaya untuk memberikan pelaporan keuangan yang akuntabel dan terperinci. Sehingga penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah dengan kepatuhan dengan peraturan keuangan.

“Kami sangat menghargai pemerintah daerah yang selalu berupaya dalam perbaikan ataupun memepertahan prestasi dalam pelaporan keuangan. Karena tujuan kita yaitu untuk membangun pemerintahan yang bersih dan transparan,” kata kepala perwakilan BPK Babel, Ida Farida.

Penulis : Lio

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait