by

Tampil Percaya Diri, Kunci Menuju Kesuksesan

Penulis, Rian Cantona Naghitha, Mahasiswa Hukum UBB

Swakarya.Com. Di Indonesia secara khususnya generasi milenial tidak sedikit remaja mengalami kesulitan dalam mengendalikan mentalitas, sehingga lahir beberapa faktor yang mempengaruhi mental remaja milenial itu sendiri dan salah satu faktor tersebut adalah kata insecure. Kata insecure sangat populer dikalangan remaja milenial di Indonesia, baik itu dari pusat kota bahkan merambah ke daerah-daerah. Menurut Atika Dian Ariana, SPsi., M.Sc. dosen Fakultas Psikologi, insecure merupakan rasa tidak aman, tidak mampu, tidak yakin terhadap kemampuan diri sendiri sehingga memicu ketakutan, kecemasan, atau emosi negatif sejenis.

Berhubungan dengan hal tersebut, tidak sedikit remaja milenial di Indonesia merasa kurang percaya diri atau pesimis terhadap kemampuan yang dimilikinya. Pendorong remaja merasakan hal terebut tidak lain dikarenakan menjadikan pencapaian orang lain sebagai tolak ukur. Seolah-olah setiap usaha yang sedang dilakukan bernilai rendah didalam benaknya, padahal jika mengesampingkan kata insecure dalam hidupnya, tidak menutup kemungkinan hal-hal yang tidak pernah terpikirkan dapat terwujudkan.

Adapun contoh permasalahan yang sangat mudah ditemukan pada remaja milenial di Indonesia saat ini adalah mengkhawatirkan tentang masa depan. Pertanyaan yang selalu menghantui, Apakah saya bisa sukses seperti yang direncanakan?, Apakah akan berhasil atau gagal?, Padahal secara tidak langsung hal seperti ini telah meragukan rezeki yang telah dijamin oleh tuhan kepada hamba-Nya.
Selain itu, ada beberapa contoh seperti melihat orang yang lain sudah masuk PTN ternama, lulus kuliah 3,5 tahun, setelah wisuda dapat kerja, atau sudah punya Planning S2, dan bahkan sudah berkeluarga, sehingga membuat mental break down karena pencapaian seseorang. Sebenarnya hal-hal tersebut terjadi karena people around opinion sehingga terciptalah stereotip dan ekspetasi dari orang lain.

Disisi lain, penulis mengajak pembaca khususnya bagi remaja yang sedang berada difase tidak percaya diri ketika saat membaca opini ini, mulailah untuk segera menanamkan nilai-nilai yang sekiranya dapat menanggulangi permasalahan tersebut dalam diri sendiri, sebab perubahan yang besar diawali kesadaran seseorang.
Adapun beberapa tips dari penulis menolak insecure terhadap kehidupan orang lain :

  1. Fokus menggali potensi dalam diri sendiri.
  2. Tanampak rasa percaya diri bahwa semua akan baik-baik saja.
  3. Menjadikan pencapaian orang lain sebagai motivasi untuk berusaha lebih banyak lagi.
  4. Mulai memberanikan diri untuk berinteraksi dengan orang yang memiliki pengalaman yang dianggap dapat menguntungkan dalam mencapai tujuan.
  5. Mengeksplorasi melalui hobi agar setiap yang dilakukan terasa menyenangkan
  6. Self-talk, agar kita lebih mengenal dan memahami diri sendiri.

Terlepas anjuran yang diberikan penulis, pembaca juga dapat menggali lebih dalam lagi terkait informasi yang dapat menopang kebutuhan pembaca, jika sekiranya merasa kurang dengan apa yang diinginkan dalam tulisan ini.

Pada dasarnya ukuran kebahagiaan seseorang tidak jauh dari kata sabar dan bersyukur. Jalan kita sama-sama terjal, yang membedakan hanyalah jenis batunya. Pepatah Bugis mengatakan “Pada Lao teppada upe” yang memliki arti takdir setiap orang berbeda-beda. Dan orang Jawa bilang “sawang sinawang” Pepatah ini mengandung ajaran untuk tidak membanding-bandingkan kehidupan seseorang dengan orang lain, karena apa yang dipandang belum tentu seindah atau semudah yang tampak.

Masukan yang terpenting bagi seorang remaja milenial di Indonesia adalah berusahalah untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain dan harus selalu percaya pada diri sendiri. Hal ini didasarkan karena setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Dan biasakan diri untuk selalu bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki dan selalu berpikir positif. Semoga dengan apa yang disampaikan oleh penulis, permasalahan yang sedang dihadapi dapat tercerahkan serta bermanfaat. Aamiin

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Terkait