oleh

BEST 2020 Sharing Session Entrepreneurship “How To Be A Good Entrepreneur” Bersama Telkom University

Bandung, Swakarya.Com. Rombongan IAIN Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung (IAIN SAS BABEL) yang tergabung dalam program Bandung Entrepreneurship Study Tour 2020 (BEST 2020) mengadakan Sharing Session Entrepreneurship yang bertajuk “How To Be A Good Entrepreneur” di Telkom University, Kamis (7/2/2020).

Kasubbag A, Kusnadi mengatakan, Sharing Session itu diselenggarakan untuk mengakomodasi keinginan kalangan mahasiswa yang ingin menjadi entrepreneur tapi belum berani menjalankannya antara lain karena belum punya modal.

Sharing Session yang dimoderatori oleh Mandala Faldini (alumni pascasarjana Telkom University) itu diisi oleh ketua tenaga pengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dinda.

Dinda mengungkapkan, untuk menjadi seorang pengusaha (Entrepreneurship) minimal ada beberapa poin yang harus dipegang teguh diantaranya, pintar cari peluang, ada niat, buat keputusan, ikhtiar dan yakin usahanya sampai.

“Untuk menjadi seorang pengusaha sebenarnya mudah tapi seakan – akan dibuat sulit. Banyak tantangan, apalagi faktor membangun konsistensi yang menjadikan sebagian orang gagal untuk jadi entrepreneur,” katanya.

Membangun usaha, Lanjut Dinda, membutuhkan kekuatan hati, fikiran dan ikhtiar yang maksimal. “Sebab konsekuensi logis dari seorang entrepreneur hanya dua, yaitu untung dan rugi. Selain itu juga harus pandai membaca situasi pasar saat ini dan membuat inovasi yang belum terfikirkan sebelumnya. Contohnya lemper, ketika hanya dibungkus dengan daun pisang, kesannya jajanan pinggir jalan. Namun, coba bayangkan ketika diberi desain dan packing yang baik, dimasukkan dalam kotak dan di beri lebel, tentu pembeli akan tertarik untuk membeli,” tambah ibu dari 2 anak ini.

Selain itu di lain pihak, Ketua KOPMA SYADIK, Maulana juga mengajak peserta BEST 2020 untuk mengambil sebanyak mungkin pengalaman dari Sharing Session ini.

“Dalam waktu 5 – 10 tahun kedepan harapannya harus ada yang menjadi pemimpin entrepreneur di daerahnya masing – masing. Peserta harus mewariskan karya terbaik untuk masyarakat Indonesia,” tutupnya.

Penulis : Ryannico

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait