oleh

Ketua Karang Taruna Desa Mancang Minta Pemerintah Perbaikan Jembatan Antar Desa Mancang dan Geudong Yang Hampir Menelan Korban

Aceh Utara, Swakarya.Com. Jembatan kayu penghubung antar Desa Geudong dengan Desa Mancang nyaris menelan korban, pada Selasa malam 30 juni 2020.

Pasalnya, jembatan kayu ini sudah puluhan tahun masih beralas kayu dan satu tahun sejak di rehabilitasi oleh koramil setempat.

Hal tersebut sangat disayangkan karena kondisi jembatan yang tidak layak ini merupakan penghubung antar desa setiap harinya.

Pemuda dan masyarakat menilai pihak terkait abai dan terkesan acuh tak acuh terhadap kondisi jembatan ini.

“Seharusnya jembatan ini terus di perbaiki lebih cepat sebelum ada masyarakat yang jatuh, untung saja tidak kehilanyan nyawa,” ungkap ketua karang taruna yulia kharis saat di temui oleh team scientia.id yang dirilis di media swakarya.com.

“Kami berharap kepada camat atau pemkab, agar bisa menjadikan jembatan dengan bahan beton atau sejenisnya, untuk terciptanya rasa nyaman dan aman kepada masyarakat saat melintas dikarenakan jembatan penghubung yang kokoh dan tahan lama,” ungkap pria yang akrab di sapa cek hud selaku Ketua Karang Taruna Desa Mancang. (***)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait