Tim Tanggap Darurat PT Timah Tbk Bantu Evakuasi Banjir di Kabupaten Bangka Barat

Mentok, Swakarya.com. Akibat diguyur hujan berjam-jam membuat sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka Barat terkena banjir.

Saat terjadi banjir, pihak perusahaan pelat merah menurunkan tim tanggap darurat PT Timah (Persero) Tbk diterjunkan untuk membantu evakuasi korban banjir yang terjadi di Muntok, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Banjir juga mengakibatkan salah satu jembatan penghubung Muntok dengan Desa Kundi terputus, arus air cukup deras juga terjadi di Desa Mayang, Kecamatan Simpangteritip yang mengakibatkan dua buah jembatan yang berada di jalan Muntok-Pangkalpinang terputus.

“Tim tanggap darurat kami kerahkan untuk membantu membersihkan pasir dan lumpur yang ada di sejumlah ruas jalan dan fasilitas umum serta tempat ibadah yang ada di pusat Kota Muntok,” kata Kepala Humas Unit Metalurgi PT Timah (Persero) Tbk Sain B Ahmad di Muntok, Sabtu.

Ia mengatakan tim tanggap darurat dilengkapi dengan kendaraan tanggap darurat dan armada pemadam kebakaran.


“Kendaraan tersebut kami kerahkan untuk menyemprot pasir dan lumpur agar tidak membahayakan para pengguna jalan raya,” katanya.

Selain tim tanggap darurat, kata dia, bantuan berupa bahan makanan, seperti beras, air minum, mi instan, gula dan kopi yang diserahkan langsung ke dapur umum Dinsos Kabupaten Bangka Barat. Selain bahan makan, kata dia, perusahaan negara tersebut juga menyerahkan nasi ratusan paket bungkus yang dibagikan langsung kepada warga di Kampung Ulu, Telukrubiah dan Belolaut.

“Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Kepala Unit Metalurgi Muntok Eko Zunianto kepada Camat Muntok Sukandi di dapur umum,” katanya.

Pada Sabtu (28/1) mulai sekitar 04.00 hingga 13.00 WIB terjadi banjir di pusat Kota Muntok, seperti di Kampung Ulu, Pasar Muntok, Kampung Telukrubiah dengan ketinggian air antara satu hingga dua meter, merendam lebih dari 500 rumah.

Beberapa kampung pusat Kota Muntok menjadi langganan banjir karena berada di dataran rendah dan berada di dekat hulu sungai. Lokasi lain yang dilanda banjir, antara lain Desa Belolaut, Kecamatan Muntok dengan ketinggian mencapai satu meter mengakibatkan sekitar 350 rumah terendam.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait