oleh

Berantas Penyakit Masyarakat, Pemkab Bangka Ajak Orang Tua Peduli Anak

Bangka, Swakarya.Com. Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangka menggelar sosialisasi penanganan masalah penyakit masyarakat bagi generasi muda di Hotel Novilla Selasa (17/9). 

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian agar dapat memberantas penyakit masyarakat di tengah tengah lingkungan. 

Dalam sambutannya, Bupati Bangka, Mulkan mengatakan saat ini banyak orang tua yang gak mau repot dalam mengurus anak anak di rumah. Sehingga orang tua kerap memanjakan anak dengan gadget.

Menurut Bupati padahal cara tersebut merupakan kesalahan fatal lantaran efek negativ dari jangkauan teknologi yang tidak bisa terkontrol.

“Handphone itu tidak ada batasnya. Anak anak 2 tahun sekarang sudah tau HP. Itu salah, seharusnya orang tua memberikan aktifitas positif untuk anak. Tidak boleh dididik menggunakam HP. Ibu ibu sekarang gak mau susah. Biar anak gak nangis nangis kasih HP selesai. Padahal mendidik anak itu bukan dengan HP,” katanya.

Menurut Mulkan berkembangnya penyakit masyarakat di tengah tengah lingkungan saat ini hampir mencapai 50% mulai dari miras, sex bebas, narkoba.

Menurutnya penanganan masalah tersebut tak cukup hanya dengan pengarahan pengarahan dan sosialisasi saja. Namun harus ada bentuk kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat sehingga tidak memiliki waktu luang untuk melakukan aksi negativ yang merugikan diri sendiri.

“Selain bimbingan rohani harus di bentuk kegiatan kegiatan. Misalnya kejuaraan sehingga bisa mengalihkan perhatian dari hal hal negativ. Jadi mereka tidak punya waktu lagi untuk melakukan hal buruk,” katanya.

Dalam hal ini Mulkan mengatakan Pemkab Bangka siap memfasilitasi kegiatan kegiatan yang bermanfaat ditengah tengah masyarakat dengan menggaet Forkompimda untuk menggelar kejuaraan kejuaraan agar ada aktifitas yang bermanfaat. 

Selain itu, Pemkab Bangka pun sudah membentuk sanggar dan gelanggang kebudayaan untuk menyalurkan hobi dan bakat para anak muda dalam mengukir prestasi.

“Kita siap memfasilitasi bahkan kita sudah membentuk sanggar dan gelanggang kebudayaan. Selain itu, kita juga bersama Forkompimda akan membentuk kejuaraan kejuaraan agar mereka terus menerus ada aktifitas,” katanya. (Lio)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait