oleh

Berkurban 86 Sapi, LDII Babel: Mulianya Hari Kurban dan Besarnya Pahala, Bakar Semangat Warga LDII untuk Fastabiqul Khoirot

Pangkalpinang, Swakarya.com. Idul Adha merupakan hari raya umat Islam yang paling dinanti. Bagi warga LDII, Hari Raya Idul Adha telah dipersiapkan setahun sebelumnya.

Mereka menabung dengan catatan yang rinci di setiap Pengurus Anak Cabang (PAC) LDII. Sehingga sesaat menjelang Hari Raya Kurban mereka bisa membeli sapi dan kambing.

Menurut Ketua DPW LDII Babel, Ari Sriyanto disela-sela kunjungannya bersama Ketua MUI Babel, Dr Zayadi ke PAC dan PC LDII di Kota Pangkalpinang, selain merupakan wujud takwa dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT, Idul Adha bagi warga LDII merupakan momentum untuk fastabiqul khoirot karena mulia dan besarnya pahala bagi orang yang mau berkurban.

Data hewan kurban warga LDII se-Bangka Belitung (Babel) pada tahun 2019 yang dihimpun oleh DPW LDII Babel berjumlah 86 ekor sapi dan 25 ekor kambing.

Setelah pelaksanaan kurban usai, setiap tahunnya dari tingkat PAC LDII sampai DPW LDII rutin mengadakan program tebar daging hewan kurban. Daging tersebut dibagikan kepada masyarakat umum khususnya di sekitar tempat pemotongan hewan kurban, baik yang meminta maupun yang tidak meminta.

Semangat gotong-royong yang dipondasi rasa ikhlas, sabar, taat, dermawan, dan mencari rahmat inilah kata Ari Sriyanto yang mendorong kenaikan jumlah hewan kurban yang dipotong warga LDII.

Ari berharap, umat Islam di Indonesia melakukan hal yang sama, sehingga semua orang pada Hari Raya Kurban benar-benar bisa berbahagia karena dapat beramal yang terbaik di sisi Allah.

Menteladani kesabaran dan Ketaqwaan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS
Kurban merupakan tekad umat Islam untuk mencontoh kesabaran dan ketaqwaan Nabi Ibrahim AS yang bertahun-tahun tak bertemu anaknya, Nabi Ismail, namun tiba-tiba diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih anaknya.

Atas dasar ketaatan, kesabaran, dan keikhalasan Nabi Ibrahim, Allah lalu menggantikan Nabi Ismail dengan domba yang kemudian disembelih.

Rasulullah SAW pun telah banyak memberikan teladan dengan menekankan pentingnya berkurban. Bahkan Rasulullah pernah bersabda, bahwa tak ada amalan yang lebih baik dari hari berkurban daripada amalan jihad dengan mengorbankan harta, benda, dan nyawanya di medan perang, dan pulang hanya tinggal nama.

Bahkan disetiap helai bulu hewan kurban, baik bulu yang halus dan kasar, ditulis satu pahala.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait