Kisah Hidup Lafran Pane Akan Tayang di Layar Lebar Tahun 2022

Lafran Pane adalah sosok yang inspiratif dan heroik

Jakarta, Swakarya.com. Akhirnya hal yang ditunggu-tunggu oleh mahasiswa akan tayang, sebuah kisah hidup pendiri Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Lafran Pane yang akan diangkat ke layar lebar. Rencananya, film ini  akan tayang pada Maret 2020 mendatang.

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Dewan Penasihat Majelis Korps Alumni HMI (KAHMI) Akbar Tandjung yang juga didaulat menjadi co-producer mengungkapkan bahwa persiapan film tersebut sudah dilakukan sejak kurang lebih satu tahun yang lalu.

“Insya Allah penayangannya bulan Maret 2020,” ujar Akbar di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Film ini diangkat dari novel biografi berjudul “Merdeka Sejak Hati” yang ditulis oleh Ahmad Fuadi dan resmi diluncurkan penerbit Gramedia Pustaka Utama pada hari Minggu (28/07).

Deden Ridwan, Produser film mengatakan bahwa Lafran Pane adalah sosok yang inspiratif dan heroik.

Kisahnya mampu menggerakkan jutaan alumni HMI untuk terlibat membangun Indonesia.

“Cerita inspiratif dan heroik perjuangan Lafran Pane tersebut harus terus kita lestarikan dan sebarluaskan, terutama bagi generasi milenial,” ujar Deden.

Sebelumnya, pada tahun 2017, sosok Lafran Pane ditetapkan sebagai salah satu pahlawan nasional yang terkenal dengan kesederhanaannya menjalani hidup.

Dengan kesederhanan hidup, Lafran bahkan tidak memiliki rumah pribadi dan hanya tinggal di rumah dinas.

Meski begitu, pria kelahiran Sipirok, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada 5 Februari 1922 silam itu tidak miskin ilmu dan gagasan.

Lafran justru berhasil menanamkan semangat bela negara, rasa cinta tanah air, dan semangat persatuan, kepada salah satu kelompok strategis di masyarakat, yaitu mahasiswa kala itu.

Sepanjang hidupnya, Lafran yang dikenal sebagai pendiri Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) itu mengabdikan diri dengan mengajar sebagai dosen.

Sumber : Panrita.news

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait