oleh

Kapolda Babel Janji Akan Sampaikan Tuntutan IMM Babel ke KAPOLRI

Pangkalpinang, Swakarya.Com. Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengadakan aksi solidaritas yang tujukan kepada KAPOLRI melalui POLDA Bangka Belitung.

Aksi ini berangkat dari terjadinya beberapa tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh aparat kepolisian dan menyebabkan terbunuhnya 2 mahasiswa di Kendari, Sulawesi Tenggara, salah satu dari 2 mahasiswa itu merupakan Kader IMM.

Immawan Randi dinyatakan meninggal di tempat setelah peluru tajam bersarang di dada, atas kejadian itu IMM berduka dan berkabung.

Ada 3 tuntutan utama IMM kepada KAPOLRI :

  1. Copot Kapolda Sulawesi Tenggara
  2. Usut tuntas pelaku penembakan IMMawan Randi dan semua tindak kekerasan yang terjadi mewarnai aksi demonstrasi mahasiswa dalam beberapa hari terakhir.
  3. Berhentikan pelaku dan hukum seberat-beratnya.

Pada tuntutan pertama KAPOLRI telah mengabulkannya, Kapolda Sultra menjadi salah satu dari 3 Kapolda yang dirotasi. “Pada dasarnya rotasi ini kurang memuaskan namun tetap kita apresiasi langkah cepat POLRI merotasi Kapolda Sultra. Ada 2 tuntutan lagi yang belum terlaksana dan IMM Bangka Belitung tetap konsisten menyuarakannya,” ujar Ketum DPD IMM Babel, Ari Juliansyah kepada redaksi Swakarya.Com, Senin (30/09).

Terpantau pada siang tadi IMM se-Bangka Belitung melakukan aksi solidaritasnya untuk menyampaikan tuntutan mereka di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung.

Sekitar 100 kader IMM dari semua Cabang dan beberapa komisariat IMM turun ke jalan. Ketika orasi sedang berlangsung sempat ada insiden bakar ban di depan gerbang Polda Bangka Belitung.

Salah satu massa aksi membawa poster bertuliskan “IMMawati Rala Panas-Panasan Asal IMMawan Bersuara Lantang”.

Dalam orasinya Ari Juliansyah, Ketum DPD IMM Bangka Belitung menyampaikan bahwa nyawa seorang kader sangat berharga.

“Begitu banyak energi instruktur terkuras untuk mendidiknya, jass merah maroon yang memberangkatkan pikirannya tuk menjadi asset IMM, yang suatu saat akan menjadi asset persyarikatan, ummat dan bangsa. Tetapi begitu mudah nyawanya di rampas, kami akan kawal terus kasus penembakan ini hingga tuntas. Kita hadir karena saat ini bangsa kita sedang tidak baik-baik saja,” ujar Ari dalam orasinya di hadapan Kapolda.

Kapolda Babel Brigjen (Pol) Istiono yang menemui massa aksi mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan tuntutan IMM BABEL ke KAPOLRI.

Aksi ini diakhiri dengan shalat ghaib berjamaah, Kapolda dan beberapa aparat kepolisian ikut hadir Shalat Ghaib untuk IMMawan Randi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait