oleh

Mahasiswa KKN Unmuh Babel Gali Warisan Budaya Campak di Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu

Pangkalpinang, Swakarya.Com. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Bangka Belitung gelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) perdana diawal tahun 2021.

Salah satu kelompok KKN ditempatkan di Desa Riding Panjang, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kegiatan KKN Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung tahun ini mengangkat tema “Agen Perubahan Balik Kampung: Berkontribusi dalam Percepatan Penanggulangan Dampak Covid-19 di Era New Normal”,

Dengan begitu kegiatan KKN tahun ini sangat berbeda dari KKN tahun-tahun sebelumnya karena pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19.


Surya Darma selaku Kepala Desa Riding Panjang mempercayakan mahasiswa KKN untuk menggali warisan budaya campak yang sudah ada di desa tersebut dengan arahan Erik keturunan nenek moyang yang menemukan budaya campak tersebut.


Selain mengajak mahasiswa KKN, beliau juga mengajak pemuda-pemuda dan anak-anak Desa Riding Panjang untuk ikut serta dalam menggali dan menngembangkan budaya campak.


“Budaya Campak ini memang sudah ada di Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu. Para pemuda memang sudah ada bahasan untuk menggali dan mengembangkan kembali warisan budaya campak ini dan waktunya sangat tepat oleh adanya mahasiswa KKN Universitas Bangka Belitung sehingga kegiatan ini bisa dijadikan sebagai salah satu program kerja mahasiswa,” ujar Kepala Desa Riding Panjang kepada redaksi swakarya melalui pesan rilisnya pada Sabtu, 6 Februari 2021.


Lebih lanjut, dijelaskan bahwa budaya campak ini sudah ada sejak seabad lalu, namun sempat terkubur karena petuah turun temurun campak sudah menua dan banyak meninggal sehingga informasi terkait budaya campak tersebut semakin dilupakan.


Sementara itu Ketua KKN Desa Riding Panjang Kecamatan Belinyu Khizqil Baharudin Akbar menghimbau para anggota kelompoknya untuk tetap menjalani program dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.***

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait