oleh

Bujang Dayang Bangka Barat Dukung Wisma Ranggam dan Pesanggrahan Menumbing Jadi Cagar Budaya Nasional

Pangkalpinang, Swakarya.Com. Wisma Ranggam dan Pesanggrahan Menumbing ditargetkan akan menjadi Cagar Budaya Nasional.

Selain itu Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman menyetujui usulan Pemerintahan Kabupaten Bangka Barat (BABAR), untuk menjadi 28 objek BABAR sebagai Geoheritage pada Rabu 17/02/2021, kemarin.

Terkait dengan hal itu, Kelvin Fernando Pratama selaku Bujang Bangka Barat tahun 2020, merasa senang dan bangga karena kedua tempat tersebut akan dijadikan Cagar Budaya Nasional, 2 bangunan tersebut memiliki makna terkait sejarah dan peran yang sangat panjang dalam Kemerdekaan Indonesia pada Sabtu 20/02/2021

“Strategi komunikasi parawisata dalam mendukung Cagar Budaya Nasional yaitu, dengan menciptakan gerakan kolaborasi antara masyarakat, komunitas sosial dan pemerintahan setempat agar dapat menarik banyak wisatawan mancanegara,” tutur Kelvin.


Kelvin kembali melanjutkan, pemanfaatan media massa akan kami optimalkan secara masif sebagai media promosi di era digital saat ini, dengan adanya teknologi digital saat ini kita dapat mengenalkan kepada masyarakat tentang Cagar Budaya Nasional, sekaligus mengajak para wisatawan untuk dapat menjaga dan memelihara Cagar Budaya Nasional tersebut.

Senada dengan pernyataan tersebut, Fifi Nurhafifah selaku Dayang Bangka Barat Tahun 2020 menegaskan, Langkah pertama untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga dan melestarikan Cagar Budaya Nasional yaitu, dengan memberikan pemahaman kepada seluruh lapisan khususnya masyarakat kota Muntok mengenai pentingnya pelestarian Cagar Budaya Nasional tersebut.

“Peran aktif masyarakat akan timbul dengan sendirinya, ketika seluruh elemen masyarakat sudah memiliki perspektif yang sama, akan pentingnya pelestarian Cagar Budaya Nasional. Kegiatan komunikasi vertikal antar pemerintah dan masyarakat harus sering dilakukan agar proses penyamaan cara pandang berjalan dengan baik,” jelasnya.

“hal ini dapat dilakukan dengan diskusi untuk mencapai sebuah kesepakatan bersama. Ketika semua berjalan dengan baik, tidak menutup kemungkinan penetapan Cagar Budaya Nasional di kota Muntok menjadi salah satu gerbang kemajuan ekonomi daerah,” tegasnya.

Penulis: Iso

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait